Makna Logo 210 thn gereja di Indonesia

FILOSOFI LOGO 210 TAHUN GEREJA KAJ

1. Warna biru menyiratkan kesejukan dan penuh daya. Dalam tradisi gerejawi, menandakan kebijaksanaan Ilahi, yang dihembuskan Roh Kudus, dan menyemangati para gembala baik yang murah hati, tekun, tidak mudah menyerah, penuh harapan mencari, menghimpun, dan menyatukan domba-domba sepanjang peziarahan Gereja KAJ. Juga menjadi tanda kehadiran Bunda Maria yang menyertai, menuntun, dan meneguhkan upaya-upaya Gereja.

2. Curahan Roh Kebijaksanaan Ilahi disimbolkan dengan angka 1 (satu) yang dibuat lebih tinggi dibanding unsur lainnya. Itulah simbol Roh Allah yang selalu menyertai Gereja KAJ.

3. Tulisan ‘Gereja KAJ’ di bagian atas mempertegas identitas. Logo KAJ menjadi simbol Gereja KAJ. Ditempatkan di dalam lingkaran Angka 0 yang tidak sepenuhnya dilingkari garis biru. Ada bagian yang terbuka. Menandakan Gereja KAJ yang selalu terbuka dipenuhi Roh Allah, inklusif terhadap sesama anggota masyarakat dan seluruh ciptaan.

4. Angka tahun 1807 (tepatnya pada tanggal 8 Mei) adalah tahun berdirinya Perfektur Apostolik Batavia dengan penetapan Imam Jacobus Nelissen sebagai Perfek Apostolik pertama Batavia. Status itu berkembang menjadi Keuskupan Agung Jakarta (pada tahun 1961). Angka tahun 2017 menunjukkan tepat 210 tahun usia Gereja KAJ.

5. Angka 210 dibuat dinamis, bergelombang tebal dan tipis. Menandai perjalanan panjang Gereja KAJ yang penuh dinamika. Di dalam Gereja yang kontekstual inilah, kasih Allah dinyatakan dengan sukacita injili umat Allah dan diwujudkan agar terciptalah masyarakat yang makin adil, makin beradab.

6. Angka 210 membentuk tunas kelapa yang melambangkan harapan bahwa Gereja KAJ akan terus bertumbuh menjadi pohon yang semua bagian tubuhnya bermanfaat bagi kehidupan. 

Zircon - This is a contributing Drupal Theme
Design by WeebPal.